Rabu, 25 September 2013

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah Jaringan Komputer Jaringan Komputer adalah sekumpulan Komputer dan peripheral komputer yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk dapat berbagi pakai baik berupa data (hardisk, cdroom), komunikasi (pesan instant, surel), sumber daya (printer, scanner), dan informasi (website) baik yang berada dalam satu area ataupun barlainan area dengan jarak yang sangat luas. Dikatakan jaringan komputer apabila terdapat minimal dua buah komputer yang saling berhubungan, baik dengan menggunakan media kabel maupun tanpa kabel. Apabila akan membangun jaringan dengan dua buah computer kita bisa menggunakan satu buah kabel sebagai media penghubungnya, akan tetapi jika lebih dari dua buah computer kita memerlukan terminal penghubung yang disebut HUB/SWITCH. Sejarah Jaringan Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian. Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat. Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979. Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link. Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih. Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web. Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Selasa, 24 September 2013

Jenis-jenis topologi jaringan komputer LENGKAP.

1. Topologi Star PENGERTIAN Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. KELEBIHAN · Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. · Tingkat keamanan termasuk tinggi. · Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. · Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah. · Akses Kontrol terpusat. · Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan. · Paling fleksibel. KEKURANGAN · Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti. · Boros dalam pemakaian kabel. · HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat. · terlalu penting hub sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down · jaringan tergantung pada terminal pusat · jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat. · biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring · lebih gampang digunakan 2. Topologi Bus PENGERTIAN Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. KELEBIHAN · Harganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator. · Bila salah satu komputer mati, tidak akan mengganggu komputer yang lain. KEKURANGAN · Apabila terjadi kabel yang putus, semua komputer tidak dapat digunakan. · Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim. · Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan. 3. Topologi Ring PENGERTIAN Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. KELEBIHAN · Hemat kabel · Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data KEKURANGAN · Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. · Pengembangan jaringan lebih kaku · Sulit mendeteksi kerusakan · Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur] · Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandels 4. Topologi Tree PENGERTIAN Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone. KELEBIHAN · Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. KEKURANGAN · Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. · Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. 5. Topologi Linier PENGERTIAN Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer. KELEBIHAN · hemat kabel, · tata letak kabel sederhana, · mudah dikembangkan, · tidak butuh kendali pusat, dan · penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan. KEKURANGAN · deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, · kepadatan lalu lintas tinggi, · keamanan data kurang terjamin, · kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan · diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh. 6. Topologi Mesh PENGERTIAN Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. KELEBIHAN · Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing). · Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya. · Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya. · Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer. KEKURANGAN · Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port). · Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit. · Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada. 7. Topologi Hybrid PENGERTIAN Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung ke satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap topologi satu tertentu. Ini adalah ketika itu menjadi topologi hibrida. KELEBIHAN · Fleksibilitas · Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah. KEKURANGAN · Pengelolaan sulit · Biaya mahal dibanding topologi lainnya · Instalasi dan konfigurasi topologi sulit 8. Topologi Broadcast PENGERTIAN Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan. 9. Topologi Hierarki PENGERTIAN Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya. KELEBIHAN · Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan mudah · terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas; KEKURANGAN · Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus; · Dapat terjadi tabrakan file (collision) 10. Topologi Peer to Peer PENGERTIAN Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). KELEBIHAN · Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer · Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. · Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. KEKURANGAN · Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation. · Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri. · Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki · Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut. Demikian yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.

Minggu, 08 September 2013

Contoh Wawancara atau wawanrembug basa jawa

UPACARA MITONI Indira : “Sugeng siyang, mbak Ika?” Mbak Ika : “Sugeng siyang, dek. Ana kaperluan apa?” Indira : “Kula badhe nyuwun wekdal kangge wawancara njangkepi tugas piwulangan Basa Jawa. Saged nggih, mbak?” Mbak Ika : “Bisa wae. Tentang napa?” Indira : “Kagem mangetosi kagiyatan mitoni. Saged dimilai nggih wawancaranipun? Kados pundi perasaan mbak Ika samenika nglakoaken kagiyatan mitoni?” Mbak Ika : “Walah, bungah banget, dek, bisa nglakoni kagiyata matoni nganthi lancar.” Indira : “Kados napa urutan kagiyatan mitoni menika dilakoaken?” Mbak Ika : “Siji, siraman sing dilakoke para pini sepuh lan garwa. Loro, nglakoke tradisi nglebokake endog ayam teng njero jarik calon ibu sing dilakoke garwane. Telu, calon ibu nglakoni ganti anggeman jarik kaping pitu. Banjur kuwi dilakoke nggunting janur kuning.” Indira : “Lajeng kagiyatan mitoni niku dilakoaken ing pundi?” Mbak Ika : “Proses selametan iki dilakoke teng mburi omah banjur nggawe krobongan.” Indira : “Lo? Krobongan niku napa ta, mbak?” Mbak Ika : “Krobongan kuwi jeneng bilik sing digawe saka anyaman bambu iku lho.” Indira : “Oh nggih, leres. Lajeng paedahipun dilakoaken kagiyatan mitoni kasebut napa? Lan kados pundi mbok menawi kagiyatan iku mboten dilakoaken? Menapa wonten pengaruhipun dhateng calon jabang bayi lan calon ibu?” Mbak Ika : “Paedah saka kagiyatan iki ya nyuwun pangestune marang Gusti Allah SWT., Bapak Ibu, sedulur-sedulur, lan kanca-kanca kabeh. Menawa mboten nglakoake kagiyatan mitoni menurutku ya ora ana pengaruhe marang calon jabang bayi lan calon ibune. Nanging, luwih apike ndewe kudu nglestarike budaya Jawa kaya mitoni iki supaya ora ilang. Indira : “Oh ngaten nggih, mbak?” Mbak Ika : “Iya. Yawis, aku nyuwun pangestune supaya mengko aku bisa lancar nglairke lan biso dadi ibu sing apik kanggo anakku.” Indira : “Nggih, sampun mbak kula dongake. Amin. Matur nuwun kagem wawancaranipun, mbak.” Mbak Ika : “Ya padha-padha.”